Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Jangan Tutup Dirimu

Sebut saja purnama malam kemarin sebagai pertanda bangkit, pada sesak-sesak, pada pahit-pahit yang sempat tergantung di tenggorokan. Kamu siap bukan? Cahaya bulan biarkan mendamaikan, menenangkan seperti kau terlahir kembali. Sampai habis lelah-lelah, sampai percaya-percaya utuh kembali Kamu (kan) tidak pernah sendiri... Jangan Tutup Dirimu (Lagi) yah...

Kamu (Kan) harus selalu Bahagia

Sudah berapa cerita yang tercurah? Curhatan konyol tidak penting yang tetap saja kau dengari? Sudah  berapa lelah yang ku adukan (Kepadamu)? Dan kau masih saja menjadi pendengar yang paling baik. Ahh, kau sungguh baik sekali (Kepadaku) kak. Maka, di setiap waktu yang kau jalani,  Semoga damai yang kau rasakan,  Kamu (kan) harus selalu bahagia....